Mengutip dari halaman resmi isfn2024.org dijelaskan bahwa neurologi cabang ilmu kedokteran berfokus pada sistem saraf dan otak. Meski demikian bidang neurologi bukan suatu hal yang mudah dipahami. Ada beberapa penyakit dan gangguan saraf yang membuat dokter spesialis kebingungan dan masih belum nememukan solusinya.
Oleh sebab itu ISFN 2024 mengadakan pertemuan resmi pada tanggal 14-16 Januari lalu. Acara ini menjadi wadah tempat berkumpulnnya ahli neurologi, penenili dan komunitas ilmiah yang membahas tentang perkembangan ilmu neurologi. Nah kebetulan pada kesempatan kali ini kami akan mengulas artikel tentang gangguan neurologi.
Gangguan Neurologi
Alzheimer
Alzheimer adalah salah satu gangguan neurologi yang sering terjadi pada pasien yang sudah lanjut usia. Biasanya gangguan ini ditandai dengan adanya kehilangan memori otak dan membuat penderitanya kehilangan beberapa ingatannya. Sebenarnya penyakit ini bukan hanya bisa dialami oleh usia lanjut saja tetapi juga usia muda karena beberapa faktor.
Umumnya pasien akan kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari karena kehilangan ingatan jangka pendek. Bahkan untuk berbicara sekalipun akan kesulitan untuk merangkai kata-kata sehingga sering mengalami gangguan emosi. Sebenarnya ada tahap yang lebih parah hingga membuat penderitanya berhalusinasi.
Meskipun hingga sekarang ini dokter spesialis, peneliti dan ilmuan masih belum menemukan obatnya. Namun sudah ada beberapa pengobatan dan terapi yang bisa memperlambat gejala penyakit sementara waktu. Dengan melakukan pengobatan secara rutin akan membantu pasien cepat pulih dan bisa mengingat beberapa hal penting agar bisa beraktivitas dengan normal.
Sklerosis Multiple
Pada dasarnya sklerosis multiple disebabkan oleh faktor genetik, lingkungan dan virus. Biasanya penyakit ini ditandai dengan mati rasa maupun anggota tubuh terasa lemah dan muncul rasa geli. Meskipun gejala yang dialami tidak beresiko namun penyakit sklerosis multiple harus segera ditangani agar dapat mencegah perkembangan penyakit.
Jangan pernah menganggap enteng gejala yang sepele karena jika dibiarkan bisa menyerang saluran kemih dan otot. Bahkan resiko paling parah sklerosis multiple akan menyerang korda spinalis dan otak dari pasien sehingga menyebabkan gangguan berpikir.